Dilema sudo rm -r

2



Screenshot--bin-bash

Screenshot--bin-bash

Postingan sebelum ini sebenarnya saya ingin membahas tentang Google Analytics, setelah mendapat kira-kira 2 paragraf yang cukup panjang, tiba-tiba koneksi mengalami masalah dan draft yang saya ketik hilang! Ya! Karena kesalahan saya sendiri langsung mengetik di browser. Walaupun hal itu jarang terjadi, but it happen! Jadi sekarang just in caase… Saya mendapat pelajaran yang sangat berharga… yaitu, jangan percaya kestabilan koneksi di Indonesia 😀 dan gunakanlah text editor!!! Sekarang saya menggunakan Gedit (sebenarnya ini juga kurang aman jika dibandingkan dengan tomboy notes) dan berharap system saya tidak reboot atau crash secara tiba-tiba (Karena saya menggunakan Ubuntu, saya cukup pede kemungkinkan tersebut tidak akan terjadi :D)

Maka dari itulah saya memutuskan membahas hal yang lain, command sederhana tapi Maha Dasyat pengaruhnya… Yap! rm -r. Command ini berfungsi untuk menghapus file atau direktori kita. Saya cukup berpengalaman dalam menggunakan command ini, dalam arti pengalaman salah menghapus file atau folder yang saya maksud tidak untuk saya hapus tetapi karena ketololan saya akhirnya terhapus juga (fiuhh). Continue reading

Review Film – Invictus

0
Invictus Movie Poster

Invictus Movie Poster

Invictus, Morgan Freeman; Matt Damon

Clint Eastwood kembali menunjukkan kepiawaiannya sebagai sutradara!

Kita semua kenal dengan Nelson Mandela (Morgan Freeman). Presiden Afrika Selatan terpilih setelah berakhirnya masa Apartheid di Afrika Selatan. Mandela menghabiskan 27 tahun di penjara sebelum menjadi presiden. Disini kita dipaksa melihat sisi lain dari Mandela. Bagaimana cara unik dia mempersatukan negara. Yaitu dengan Rugby… ya Rugby… Continue reading

Review Film – The Blind Side

0

The Blind Side, Sandra Bullock.

Recommended banget film ini, tipe film yang membuat kita berfikir tentang apa yang telah kita lakukan dengan hidup kita, bagaimana kita membantu orang lain, dan meyakinkan kita bahwa masih ada orang yang baik yang benar-benar tulus di dunia ini.

Diambil berdasarkan kisah nyata yang dinovelkan berjudul sama “The Blind Side – Evolution of a Game” oleh Michael Lewis. Dikisahkan perjalanan hidup Michael Oher, pemuda Afro-Amerika, Homeless, broken home, tumbuh dilingkungan yang buruk, akan mengalami perubahan hidup yang besar setelah bertemu dengan Leigh Anne Tuohy (Wanita karir sukses dan mempunyai keluarga yang harmonis) saat dia akan ke Gymnasium dengan alasan “mencari tempat yang lebih hangat untuk bernaung”. Continue reading

Use Miro…

0
Miro logo

Miro logo

Sudah lama saya ingin membahas tentang FOSS di lembar kekonyolan saya ini :D. Mungkin sekaranglah waktunya! seperti yang kita ketahui FOSS adalah kepanjangan dari Free Open Source Software atau terkadang disebut dengan FLOSS perbedaannya hanya ditambahnya kata Libre. FOSS merupakan software yang dapat digunakan dan dibagikan gratis tanpa ada lisensi komersil yang membatasi. Free disini maksudnya adalah Freedom, bukan Free beer 😀

Miro dikenalkan pada saya ketika mengikuti workshop dari Engagemedia. NGO yang berbasis di Australia yang concern pada Keadilan Sosial dan Isu Lingkungan (Social Justice and Environmental Issues). Mereka mengembangkan video server yang menampung kategori video seperti diatas.

Miro is 100% free and open source, developed by a non-profit organization and volunteers around the world.

Continue reading

Asterix dan Romansa saat itu…

0

Okee… sekarang kita ada di sesi komik favorit. Seperti judulnya, jelas terlihat bahwa komik favorit saya adalah Asterix dan Obelix. Kisah Bangsa Galia yang menolak tunduk dari kekuasaan Roma sangatlah membius saya pada waktu itu (masa smp-sma). Pertama yang paling saya sukai dari komik ini adalah penerjemahnya!!! Saya tidak tahu siapa penerjemahnya ke Bhs indonesia, tapi beliau sangatlah jenius. Nama-nama seperti Assurancetourix, Nolnolpituix, Tilangsempritus, Akalbusukus selalu dapat membuatku tertawa terbahak-bahak, sampai sekarang!

*setelah saya googling saya menemukan ibu Rahartati Bambang sbg penterjemah (terima kasih Ibu…) di sini

Sekarang saya sedang mendownload komik-komik tersebut versi Bhs. Inggrisnya. Saya baru sadar bahwa masih banyak dari Buku Goscinny dan Uderzo yang belum saya baca (blush). Hal ini dikarenakan minggu kemaren saya diberi link oleh Ibu Direktur kantor saya, pada saat over hour saya temukan beliau sedang download Asterix ternyata. Kita sama-sama fans!!! Walaupun harus beradaptasi dengan istilah dan nama-nama di versi Bhs. Inggris nya tetapi perasaan yang sama masih muncul pada diri saya. Perasaan yang sama ketika saya membaca buku-buku itu waktu smp kalau tidak salah… Saya merasakan Romansa yang sama… (hiks) Continue reading

Wish that Robin Hood thinner… :D

0

Film yang terakhir ditonton di Bioskop adalah Robin Hood. Sejak awal sudah ngga sreg dengan Russel Crow yang memerankan Robin, melihat sekilas thriller-nya ‘suasana’ Gladiator masih terasa. Kuharap Robin, seorang yang agak kurus (karena masih terbayang Robin Hood sebelumnya *Heil Kevin) dan tidak berotot dan terkesan ‘sangar’.

Tapi setelah menonton filmnya, ngga kecewa kok. Kalau bener ngikutin akan sangat menarik. Ada beberapa dialog yang terlalu panjang, tapi masih relevan untuk diikuti, jadi ngga ngantuk. Walau beberapa teman yang sama-sama nonton pada bilang biasa saja, tapi menurutku bagus kok filmnya. Batman Begins-lah modelnya… Dan ditunggu sequelnya… 😀

Robin Hood 2010 Poster

Robin Hood 2010 Poster

Antara Schodinger’s Cat dan Mekanika Kuantum…

0

Yeahhh semangat positif bisa ditularkan, walaupun oleh orang yang sama sekali tidak kita kenal!!!

Ok, begini, pada saat setelah Archive Camp, acara yang diselenggarakan kantor, Aku, Nova, Dimo dan Izhar menjadi teman baik. Kita merencanakan hang out bareng setelah sesi makan malam penutupan sebelum acara karaoke. Nova sudah saya kenal dan kita sebelumnya sudah menjadi teman baik (hayah). Sedangkan Dimo dan Izhar adalah teman baru saya. Dimo , programmer dari Yunani dan Izhar, system integrator (itu adalah definisi dia ttg dirinya) dari Malaysia, dia jago programming juga. Btw, pokoknya mereka Geek habis dan benar-benar Geek.

Dimo-Izhar-Hendra-Anggi

Dimo-Izhar-Hendra-Anggi

Pokoknya malam itu saya tidak mengira akan menjadi sangat panjang…

Setelah makan malam di Resto Pizza setempat, kita memisahkan diri dengan menggunakan dua motor, kita jalan-jalan keliling Jogja. Mengunjungi teman, sempat nongkrong di kaki lima dan tentu saja melewati Malioboro. Setelah itu sekitar jam 1 pagi kita menuju ke Karaoke bergabung dengan yang lain. Kegilaan di karaoke kapan-kapan saja yah saya ceritakan… tapi memang cukup gila moment itu… hahaha Wild World!!! Continue reading