Demak, 4 Juli 2011

2

Ternyata masih ada hati jika kita mencari…

Diawali dengan Sebuah Grup Facebook Demakreatif. Kita berkumpul di dunia maya dengan teman teman yang berasal/berdomisili di Demak. Sebenarnya lucu juga kalau dipikir-pikir. Tidak banyak orang Demak yang bangga akan asal usulnya… Tentang daerah tempat tinggalnya… Tentang kehidupan masa kecilnya… Tetapi disini saya temukan orang orang yang luar biasa, mempuyai ketulusan tiada terkira, mimpi yang sebegitu tingginya, dan keinginan berbagi yang tiada habisnya.

Demakreatif diawali dengan keinginan kita untuk berbagi. Ya berbagi! Dengan konsep sederhana itulah saya dipertemukan dengan teman-teman lama dan baru. Karena setiap kita mengobrol tentang nostalgia kita di Demak akan berakhir dengan berita-berita yang membuat kita mengelus dada, sedih dan miris. Se ‘begitu’ -kah Demak sekarang? Tentang pasarnya… Birokrasinya? Orang-orangnya? Lembaga Pendidikannya? Ah… kami capek dengan semua itu. Continue reading

Advertisements

Tidak berprivasi…

0
foursquare

foursquare logo

Yah akhir-akhir ini maenan foursquare. Sempat dulu pas awal-awal nggunain ini bingung juga sih… antara venue, to do list, check in, bla bla bla. Ternyata konsep aplikasi sosial networking dimana-mana sama. Seringlah menggunakannya maka kamu akan ketagihan…

Hmm jadi mikir soal privasi. Katanya adatnya orang Indonesia kalau ketemu mesti tanya ‘mau kemana?’ Bisa karena benar-benar ingin tau atau memang benar-benar formalitas saja. Konon di barat, kalau kita menanyakan hal yang sama dengan teman kita maka mereka akan mengernyitkan wajah… seolah-olah ngomong ‘Ape urusan lo?’

Yah namanya orang Indonesia yang katanya diliputi oleh norma kesopanan, hal itu adalah salah satu cara kita bersopan dengan orang lain. Dalam hal ini saya milih ‘Apa kabar?’ daripada ‘mau kemana?’ jika bertemu dengan teman. Continue reading

Jatuh cinta itu biasa saja

0

Kita berdua hanya berpegangan tangan
Tak perlu berpelukan
Kita berdua hanya saling bercerita
Tak perlu memuji

Kita berdua tak pernah ucapkan maaf
Tapi saling mengerti
Kita berdua tak hanya menjalani cinta
Tapi menghidupi

Ketika rindu, menggebu gebu, kita menunggu
Jatuh cinta itu biasa saja
Saat cemburu, kian membelenggu, cepat berlalu
Jatuh cinta itu biasa saja

Jika jatuh cinta itu buta
Berdua kita akan tersesat
Saling mencari di dalam gelap
Kedua mata kita gelap

Lalu hati kita gelap
Hati kita gelap
Lalu hati kita gelap 

*efek rumah kaca

Tentang mimpi dan sesuatu yang kembali…

0
dream

dream

Kembalinya seorang sahabat

Sahabat sejati setidaknya tau apa yang akan sahabatnya lakukan pada akhirnya… walaupun dia harus menunggu…

Pernahkah kau dalam keadaan seperti ini…
Bermimpi tentang kehilangan seseorang yang kamu sayang…
kamu menangis dalam mimpi itu…
dan matamu benar-benar basah…
dan kamu terbangun…
tapi masih merasakan bagaimana rasa kehilangan itu… Continue reading

Konservatif ya…

0
Conversation

Conversation

Siang… Kusaksikan engkau terduduk sendiri…

Dengan kostummu yang berkilau…

dan angin sedang kencang-kencang berhembus…

di Jakarta…

Dan aku kan berada di teras rumahmu…

Saat air engkau suguhkan…

dan kita bicara tentang apa saja…

*lirik by The Adams

Hehehe tidak pernah sih… siang-siang menemukan dia terduduk sendiri… Tapi ya kita bicara tentang apa saja. Aku masih mengharapkan perbincangan kita tentang apa saja dilain waktu… Mungkin di sudut yang aku tentukan…

Kapan yah…

Review Film – Invictus

0
Invictus Movie Poster

Invictus Movie Poster

Invictus, Morgan Freeman; Matt Damon

Clint Eastwood kembali menunjukkan kepiawaiannya sebagai sutradara!

Kita semua kenal dengan Nelson Mandela (Morgan Freeman). Presiden Afrika Selatan terpilih setelah berakhirnya masa Apartheid di Afrika Selatan. Mandela menghabiskan 27 tahun di penjara sebelum menjadi presiden. Disini kita dipaksa melihat sisi lain dari Mandela. Bagaimana cara unik dia mempersatukan negara. Yaitu dengan Rugby… ya Rugby… Continue reading

Review Film – The Blind Side

0

The Blind Side, Sandra Bullock.

Recommended banget film ini, tipe film yang membuat kita berfikir tentang apa yang telah kita lakukan dengan hidup kita, bagaimana kita membantu orang lain, dan meyakinkan kita bahwa masih ada orang yang baik yang benar-benar tulus di dunia ini.

Diambil berdasarkan kisah nyata yang dinovelkan berjudul sama “The Blind Side – Evolution of a Game” oleh Michael Lewis. Dikisahkan perjalanan hidup Michael Oher, pemuda Afro-Amerika, Homeless, broken home, tumbuh dilingkungan yang buruk, akan mengalami perubahan hidup yang besar setelah bertemu dengan Leigh Anne Tuohy (Wanita karir sukses dan mempunyai keluarga yang harmonis) saat dia akan ke Gymnasium dengan alasan “mencari tempat yang lebih hangat untuk bernaung”. Continue reading