Tentang mimpi dan sesuatu yang kembali…

dream

dream

Kembalinya seorang sahabat

Sahabat sejati setidaknya tau apa yang akan sahabatnya lakukan pada akhirnya… walaupun dia harus menunggu…

Pernahkah kau dalam keadaan seperti ini…
Bermimpi tentang kehilangan seseorang yang kamu sayang…
kamu menangis dalam mimpi itu…
dan matamu benar-benar basah…
dan kamu terbangun…
tapi masih merasakan bagaimana rasa kehilangan itu…

Apakah ini normal?
Bukankah mimpi seharusnya terlupakan jika kita terbangun?
Sering saya terbangun dari mimpi, dan saya bahkan tidak teringat mimpi saya sendiri…
Tapi rasa ini akan tetap ada walaupun aku tidak bermimpi…

Pernahkan kita merasa telah melakukan sesuatu yang menyakitkan…
Tapi kita serasa tidak berdaya untuk mencegahnya…
dan rasa penyesalan akan tetap disana pada akhirnya…

Pernahkah kamu merasa tidak percaya bahwa waktu dapat menyembuhkan?
Saya pernah… dan percayalah kamu salah…
Pernahkan kamu merasa bahwa yang dapat menyembuhkan dirimu adalah kamu sendiri, bukan orang lain?

Pernahkan kamu percaya tentang cinta? Tahukah kamu cinta?
Pernahkan kamu berfikir bahwa tidak ada hal yang kebetulan?
Semua itu sudah direncanakan, tinggal bagaimana proses yang kita alami…
Algoritma Sang Kuasa sangatlah rumit kawan…

Pernahkan kamu berfikir bahwa jika kita bertemu seseorang, pasti ada alasan dibalik itu?
Pernahkan kamu di posisi tidak mempunyai posisi tawar? Introvert dibawah semua kesuksesan orang lain?
Pernahkan kamu berfikir untuk berhenti mencoba?
Karena kamu tidak pantas untuknya?
Atau hanya kamu yang tidak mau berjuang lebih keras?

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s